WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label programming. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label programming. Tampilkan semua postingan

Hai Coders!! Setiap aplikasi penjualan, pasti menyimpan nilai mata uang di database-nya. Tipe data yang digunakan bisa bermacam-macam. Bisa menggunakan String atau Varchar, Integer, Float atau Double, BigInt, dkk. Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi cara mengkonversi tipe data (Mata Uang) String menjadi Integer.

1. Manipulasi String

Sebelum kita mengubah data string mata uang, kita perlu memanipulasinya terlebih dahulu. Tujuannya untuk menghilangkan simbol dan tanda baca yang ada di dalam string.

Misalkan, sebuah data mata uang bentuknya seperti ini:
<?php
$harga = "Rp 450.000";
?>
Bagaiaman cara memanipulasi string tersebut menjadi "450000"? Kita bisa memanfaatkan fungsi regular expression untuk melakukannya.
<?php
$harga_str = preg_replace("/[^0-9]/", "", $harga);
var_dump($harga_str);
?>
Hasil output-nya: string(6) "450000"

2. Konversi Ke Integer

Setelah kita berhasil memanipulasi string mata uang menjadi sebuah string (angka). Sekarang kita konversi tipe datanya ke dalam bentuk Integer. Caranya dengan menambahkan (int) di depan variabel atau data string.
<?php
$harga_str = preg_replace("/[^0-9]/", "", $harga);
var_dump($harga_str);
$harga_int = (int) $harga_str;
var_dump($harga_int);
?>
Hasil Output-nya:
string(6) "450000"
int(450000)

Kesimpulan

Konversi tipe data string mata uang ke dalam integer membutuhkan dua langkah. Pertama, hilangkan dulu simbol dan tanda bacanya dengan fungsi regular expression. Kedua, konversi tipe data hasil dari regular expression menjadi integer.

Selamat mencoba!
sumber: petanikode.com


5 Alasan Mengapa Linux adalah Sistem Operasi yang Cocok untuk Programmer
Hai Coders!! Saya pernah ditanya, "Mengapa Programmer identik dengan Linux?" Jawaban singkatnya, karena mereka menggunakan Linux. Mengapa mereka menggunakan Linux? Mengapa mereka lebih senang menggunakan Linux? Jawabnya tergantung dari individu masing-masing. Namun, saya akan memberikan jawaban berdasarkan pengalaman saya yang sudah 3 tahun lebih menggunakan linux untuk belajar pemrograman.

1. Free dan Open Source


Alasan pertama, tentu karena free dan open source. Arti free di sini bukan hanya gratis, melainkan bebas atau kebebasan. Bebas melakukan memodifikasi, menyebarkan, mempelajari, dsb. Kemudian, Open Source artinya, kode sumbernya terbuka. Dengan demikian, siapa saja bebas membaca, mempelajari, dan memodifikasi kode sumbernya.

2. Aman dari Virus


Sebelum saya menggunakan Linux, laptop saya pernah terinfeksi dengan virus. Virus tersebut diam-diam memodifikasi souce code yang saya tulis. Program yang saya buat menjadi error, karena ada kode aneh yang disisipkan oleh virus. Tapi setelah menggunakan Linux, hal semacam itu tidak pernah terjadi lagi.

3. Sering Error


Sebenarnya ini alasan yang kurang tepat, karena saya yakin semua orang tidak suka dengan error. Tapi, menurut saya, selalu ada hikmah dibalik error dan masalah yang kita hadapi. Saya pernah membuat sebuah kutipan:
"Semakin banyak error dan masalah yang kau selesaikan, semakin meningkat pula skill dan pengalamanmu" — http://s.id/9OO

Linux memang sistem operasi yang sering bermasalah. Kehilangan data adalah masalah yang paling pahit yang pernah saya alami. Namun, dengan malasah tersebut, saya menjadi tahu cara menyelamatkan data yang terhapus. Selain itu, ada ratusan masalah yang pernah saya alami. Tentu saja, ini akan melatih pikiran seorang programmer menjadi pemecah masalah. Bahkan, bila tidak menemukan solusi, programmer bisa membuat solusi sendiri.

Pencarian solusi merupakan hal yang harus dilakukan bagi pengguna linux yang mendapatkan masalah. Hal ini akan melatih kemampuan Googling. Googling adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki seorang programmer.

4. Case Sensitive


Teman saya pernah membuat sebuah web dengan Framework Codeigniter di Windows. Semua berjalan lancar di localhost. Tapi, Ketika web tersbut di-hosting, terjadi masalah 404. Berminggu-minggu belum juga menemukan solusi. Ternyata masalahnya ada pada nama class dan file yang sensitif. Karena server hosting menggunakan sistem operasi Linux, maka nama class dan filenya tidak bisa ditemukan. Kemudian, dia menggantinya dan akhirnya bisa berjalan dengan normal.

5. Mendukung Banyak Bahasa Pemrograman


Linux mendukung banyak bahasa pemrograman. Banyak tool-tool gratis yang bisa dimanfaatkan. Berikut ini daftar bahasa pemrograman yang didukung di Linux.

Silahkan ditambahkan, bila masih kurang!

Itulah 5 alasan mengapa Linux adalah sistem operasi yang cocok untuk programmer. Mungkin ada mau menambahkan, silahkan share pengalamanya di komentar.

sumber : petanikode.com

Sebagai bahasa pemograman yang lahir cukup lama, dan baru-baru ini sempat terdengar ketenarannya (khususnya di Indonesia). Banyak komunitas-komunitas dumay yang ramai membicarakan bahasa pemograman yang satu ini, sampai telah banyak sekali situs-situs atau blog pribadi yang menyampaikan informasi terkait Python.
Untuk kamu yang baru, dan penuh dengan pertimbangan dalam memilih bahasa pemograman mana yang akan menjadi nichemu nanti. Artikel ini akan mengajak kamu untuk tahu; Kenapa Kamu Harus Memilih Bahasa Pemograman Python.
Artikel ini hanya akan berfokus membahas keunggulan bahasa Python, yang mungkin akan menjadi pertimbangan dalam daftarmu nanti.
Kamu tahu tidak, sebelum kamu, atau master-master, programmer yang bekerja saat ini menggunakan bahasa Python. Mereka dulunya sama persis seperti kamu; penuh pertimbangan. Satu sampai tiga hari pertimbangan ini tak lekas pudar. Ilustrasi:
pilih C atau C++, C++ aja deh. Ah kayanya...
C++ atau C # ya, C# aja lah. Uh kayanya ini deh...
C# atau Java ya, Ih kok malah...
Pusing ya kalau sampe ngebayangin :-)
Sayapun heran ketika melihat teman sendiri mengalami hal sama. Yang menjadi pertimbangan mereka sebenarnya pada apa, mudahnya atau susahnya dipelajari. Kalau yang menjadikan pertimbangan adalah susahnya, sebenarnya anggapan itu salah. Karena sudah pasti bahasa pemograman apapun akan mudah dipelajari (kalau niat). Bisa saja, mungkin yang menjadi problemnya bukan niat atau tidaknya, tapi memang kebanyakan bahasa pemograman susah dipelajari, seperti C, C++, C# maupun Java. Jika kamu sudah tahu bahwa ada bahasa pemograman yang lebih mudah dipelajari, bahkan sudah sampai terkenal, kenapa tidak menjatuhkan pilihanmu ke bahasa pemograman Python.
Kembali ke programmer. Mereka bisanya disebut programmer Python, dulunya ya seperti kamu. Tetapi, ketika mereka menjatuhkan pilihannya ke bahasa Python, sudah tahu kan seperti apa jadinya. Coba tengok, mereka bisa sampai bekerja di perusahaan besar seperti GooglePlex, YouTube, Facebook. Tentu dengan alasan-alasan berikut mereka memilih bahasa pemograman Python:
  1. Python memiliki konsep desain yang bagus dan sederhana, yang berfokus pada kemudahan dalam penggunaan. Kode Python dirancang untuk mudah dibaca, dipelajari, digunakan ulang, dan dirawat. Selain itu, Python juga mendukung pemograman berorientasi objek dan pemograman fungsional.
  2. Python dapat meningkatkan produktivias dan menghemat waktu bagi para programmer. Untuk memperoleh hasil program yang sama, kode Python juga jauh lebih sedikit dibandngkan dengan kode yang ditulis menggunakan bahasa-bahasa pemograman lain seperti C, C++,C# maupun Java. Coba lihat ilustrasi gambar dibawah ini:14238251_1010697539049119_3411114358937321664_nBagaimana menurut kamu ? Sudah pasti Pyhton lebih sederhana dibanding bahasa-bahasa pemograman lain.
  3. Program yang ditulis menggunakan Python dapat dijalankan di hampir semua sistem operasi (Unix, Windows, Mac OS X, dll), termasuk untuk perangkat-perangkat mobile.
  4. Python memiliki banyak dukungan pustaka yang dikembangakan oleh pihak ketiga, misalnya pustaka untuk pengembangan web, pengembangan aplikasi visual (berbasis GUI), pengembangan permainan komputer (game), dan masih banyak lagi yang lainnya.
  5. Melalui mekanisme tertenu, kode Python dapat diintegrasikan dengan aplikasi yang ditulis dalam bahasa pemograman lain. Sebagai contoh, kode Python dapat dipanggil dari kode C/C++, dan begitu juga perkembangan .NET Framework.
  6. Terakhir, Python bersifat gratis atau bebas (free) dan open source, meskipun digunakan untuk kepentingan komersial.
Nah, sudah jelas kan keunggulan yang dimiliki bahasa pemograman Python, dan Kenapa Kamu Harus Memilih Bahasa Pemograman Python :-)
Apakah artikel diatas telah sukses menarik minat kamu ?

Saat membuat program seringkali kita harus melakukan pemeriksaan apakah suatu String merupakan bilangan atau bukan. Contohnya apabila program kita menerima masukan umur kita harus memastikan bahwa nilai yang dimasukkan merupakan bilangan bukan karakter-karakter lain. Permasalahan ini dapat dipecahkan dengan membuat fungsi pemeriksa. Membuat fungsi pemeriksa bilangan bulat bukanlah tugas yang sulit, namun apabila bilangan yang perlu diperiksa ternyata lebih kompleks (misalnya meliputi bilangan oktal, hexadesimal, tanda positif - negatif, format bilangan Long, dll.) tentu membuat fungsi pemeriksa yang komprehensif akan menghabiskan waktu kita.
Pembaca tentu sering mendengar istilah don't reinvent the wheel. Apabila ada orang lain yang telah memecahkan permasalahan yang sama dengan yang ingin kita selesaikan, maka akan lebih baik jika kita menggunakan implementasi yang telah ada. Apalagi jika implementasi tersebut telah teruji. Oleh karena itu, daripada harus membuat ulang fungsi pemeriksa bilangan untuk permasalahan di atas, kita dapat menggunakan method isNumeric atau isNumber yang tersedia dari pustaka Apache Commons Lang API.
import org.apache.commons.lang3.StringUtils;
import org.apache.commons.lang3.math.NumberUtils;
public class NumericNumber {
public static void main(String[] args) {
System.out.println("isNumeric:");
System.out.println(
"StringUtils.isNumeric(null) = " + StringUtils.isNumeric(null) + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"\") = " + StringUtils.isNumeric("") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\" \") = " + StringUtils.isNumeric(" ") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"123\") = " + StringUtils.isNumeric("123") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"ab2c\") = " + StringUtils.isNumeric("ab2c") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"-123\") = " + StringUtils.isNumeric("-123") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"+123\") = " + StringUtils.isNumeric("+123") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"12 3\") = " + StringUtils.isNumeric("12 3") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"12-3\") = " + StringUtils.isNumeric("12-3") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"12.3\") = " + StringUtils.isNumeric("12.3") + "\n"
);
System.out.println("isNumber:");
System.out.println(
"NumberUtils.isNumber(null) = " + NumberUtils.isNumber(null) + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"\") = " + NumberUtils.isNumber("") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\" \") = " + NumberUtils.isNumber(" ") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"123\") = " + NumberUtils.isNumber("123") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"ab2c\") = " + NumberUtils.isNumber("ab2c") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"-123\") = " + NumberUtils.isNumber("-123") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"+123\") = " + NumberUtils.isNumber("+123") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"12 3\") = " + NumberUtils.isNumber("12 3") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"12-3\") = " + NumberUtils.isNumber("12-3") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"12.3\") = " + NumberUtils.isNumber("12.3") + "\n"
);
}
}
Program di atas akan memberikan keluaran seperti yang terlihat di bawah ini:
        
isNumeric:
StringUtils.isNumeric(null) = false
StringUtils.isNumeric("") = false
StringUtils.isNumeric(" ") = false
StringUtils.isNumeric("123") = true
StringUtils.isNumeric("ab2c") = false
StringUtils.isNumeric("-123") = false
StringUtils.isNumeric("+123") = false
StringUtils.isNumeric("12 3") = false
StringUtils.isNumeric("12-3") = false
StringUtils.isNumeric("12.3") = false
isNumber:
NumberUtils.isNumber(null) = false
NumberUtils.isNumber("") = false
NumberUtils.isNumber(" ") = false
NumberUtils.isNumber("123") = true
NumberUtils.isNumber("ab2c") = false
NumberUtils.isNumber("-123") = true
NumberUtils.isNumber("+123") = false
NumberUtils.isNumber("12 3") = false
NumberUtils.isNumber("12-3") = false
NumberUtils.isNumber("12.3") = true
Dari keluaran di atas kita dapat melihat bahwa method isNumeric dan isNumber dapat menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi. Perbedaan antara keduanya adalah isNumeric hanya memeriksa apakah String yang diberikan berisi bilangan cacah tanpa mendukung tanda positif atau negatif, koma, serta karakter yang menunjukkan tipe data Long, Double, float, dll. sedangkan isNumber mendukung berbagai macam tanda bilangan tersebut.

Jika kamu berniat untuk mempelajari bahasa pemrograman baru terbaik, tepat sekali kamu baca ini. Seiring perkembangan zaman dan juga kebutuhan akan performa yang lebih yahud, bahasa pemograman baru seperti Swift dan Go adalah pilihan yang menarik. Jadi sekarang ini adalah waktu yang tepat buat kamu memilih bahasa pemrograman yang ingin kamu pelajari.
Meskipun Bahasa pemrograman seperti PHP, Java, Javascript, C++ dan lainnya merupakan “main dishes” nya orang indonesia sekarang ini dalam pengembangan software, itu tidak menghambat tumbuhnya bahasa pemrograman baru dari hari ke hari. Beberapa mungkin terlihat berantakan dan unik seperti TrumpScript, atau ‘seru’ seperti Emojicode. Dan di lain sisi pun ada Sistem Operasi yang menarik untuk di pelajari seperti Tizen OS.

Dalam beberapa tahun terkahir, banyak sekali bahasa pemrograman yang muncul dan memberikan pengaruh di dunia teknologi. Melihat ke-sederhana-an dan juga cukup bersahabat dengan kita, bahasa pemrograman ini berhasil melampaui bahasa pemrograman yang telahmainstream digunakan.
Dari waktu ke waktu, kami terus memberikan kamu daftar bahasa pemrograman yang populer, terutama di indonesia. Walaupun, terpisah dari menguasai bahasa pemrograman yang populer, programmer perlu untuk menguasai kemampuan baru agar tetap menjadi programmer yang membuka diri dengan teknologi terbaru dan juga tetap dibutuhkan ke depannya.
Jadi, dalam artikel ini, saya coba beritahu kamu tentang beberapa bahasa pemrograman yang akan menarik dan membuat mu merinding. Bahasa pemrograman berikut ini tumbuh begitu cepat di daftar populer bahasa pemrograman dan memperoleh review yang sangat baik.
OK, simak baik baik beberapa bahasa pemrograman baru yang perlu kamu pelajari berikut ini :
  1. Go
Golang Programming Language from Google
Golang Programming Language from Google
Mari kita mulai daftar 6 bahasa pemrograman baru dan terbaik ini dengan Go atau dikenal juga dengan nama Golang, Go merupakan bahasa pemrograman open source dan dikembangkan oleh 3 orang karyawan Google dan di luncurkan tahun 2009 lalu, sangat keren hanya 3 orang saja.
Go berawal dan dikembangkan dari bahasa pemrograman populer seperti C dan Java, yang menawarkan kelebihan notasi yang ringkas dan bertujuan agar kode tetap sederhana dan mudah untuk dibaca/di mengerti. Desainer bahasa Go, Robert Griesemer, Rob Pike, dan Ken Thompson, mengungkapkan bahwa kompleksitas dari C++ menjadi motivasi utama mereka.
Bahasa pemrograman yang sederhana ini berhasil menuntaskan tugas terbanyak hanya dengan libraries standar bawaannya. Menggabungkan kecepatan dari bahasa pemrograman dinamis seperti Python dan ke handalan dari C/C++, Go menjadi alat terbaik untuk membangun ‘High Volume distributed systems’.
Perlu kamu tahu juga lho, seperti yang diutarakan oleh CTO Tokopedia yakni Mas Leon, Tokopedia akan beralih ke GO-lang sebagai pondasi utama sistem nya. Ngeri bukan?
eh belum nonton? coba deh simak di video berikut :

  1. Swift
Swift Programming Language from Apple
Swift Programming Language from Apple
Apple meluncurkan bahasa pemograman Swift tahun 2014 lalu di WWDC sebagai penerus dari Objective-C. Di desain agar sederhana apa adanya, Swift fokus pada kecepatan dan keamanan.
Selanjutnya pada Desember 2015, Apple menjadi Swift open source di bawah lisensi Apache. Sejak diluncurkan, Swift berhasil meraih mata komunitas dan bertumbuh dengan baik dan telah menjadi salah satu bahasa pemrograman‘terpanas’ di dunia.
Belajar Swift memastikan kamu mendapatkan masa depan yang lebih cerah dan memberikan kemampuan untuk mengembangkan aplikasi untuk ekosistem iOS yang begitu luas milik Apple.

  1. Rust
Rust Programming Language from Mozilla
Rust Programming Language from Mozilla
Dikembangkan oleh Mozilla tahun 2014 lalu, dan dalam StackOverflow’s 2016 survey ke developer, Rust terpilih sebagai bahasa pemrograman paling disukai.
Rust dikembangkan sebagai alternatif dari C++ bagi Mozilla sendiri, yang disebut sebagai bahasa pemrograman yang fokus ke “performance, parallelisation, dan memory safety”.
Rust diciptakan dari scratch dan menerapkan desain bahasa pemrograman modern. Bahasa pemrograman nya sendiri didukung dengan sangat baik oleh banyak developer diluar sana dan juga libraries.
  1. Julia
Bahasa pemograman Julia di desain untuk membantu matematikawan dan data scientist. Disebut dengan “ a complete high-level and dynamic programming solution for technical computing”.
Julia perlahan namun pasti meningkat dalam segi pengguna dan pertumbuhannya rata-rata berlipat ganda setiap 9 bulan. Di masa mendatang, Julia akan dilihat sebagai salah satu “skill paling mahal” di industri finance.
  1. Hack
Hack Programming Language from Facebook
Hack Programming Language from Facebook
Hack merupakan bahasa pemrograman lain yang dikembangkan oleh Facebook tahun 2014.
Jejaring sosial raksasa mengembangkan Hack di Facebook dan di gaungkan sebagai sukses terbaik dari mereka. Facebook bahkan melakukan migrasi seluruh sistem yang dikembangkan dengan PHP ke Hack
Facebook juga merilis versi open source dari bahasa pemrograman ini sebagai bagian dari HHVM runtime platform.
  1. Scala
Scala Programming Language
Scala Programming Language
Scala sebetulnya relatif termasuk bahasa pemrograman lama dibandingkan dengan bahasa lain di dalam daftar kita sekarang. Disaat salah seorang melihat bahasa pemrograman ini relatif sulit untuk dipelajari, tapi dari waktu yang kamu investasi kan untuk mempelajari Scala tidak akan berakhir menyedihkan dan mengecewakan.
Fitur yang begitu kompleks memberikan mu kemampuan untuk melakukan struktur kode yang lebih baik dan berorientasi performa terbaik. Bahasa pemograman yang berbasis OOP (Object oriented programming) dan fungsional memberikan kemampuan untuk menulis kode yang mampu berkembang. Diciptakan dengan tujuan untuk desain a “better Java”, Scala menjadi salah satu behasa pemrograman yang begitu dibutuhkan di perusahaan-perusahaan besar.
well..
Seperti itulah daftar 6 bahasa pemrograman baru dan keren yang perlu kamu pelajari, ingat semakin luas kemampuan mu akan pemrograman maka semakin baik pula reputasi mu di antara perusahaan-perusahaan juga menjadi poin lebih bagimu dalam persaingan. Tentu saja, tidak hanya luas namun kamu perlu menguasai satu bahasa pemograman yang menjadi kemampuan paten mu secara mendalam bahkan jika perlu sampai memiliki sertifikasi. Asyik deh pokoknya.

Web development merupakan bidang yang cukup luas di mana ada banyak pilihan teknologi untuk dikuasai. Pembaca yang ingin terjun ke dunia web development mungkin tengah berhadapan dengan beberapa pilihan teknologi ini. PHP, PythonRubyJavaScript, atau Java harus dipelajari?
Artikel ini akan meyakinkan pembaca untuk belajar PHP dibandingkan bahasa pemrograman lainnya. Mau tahu apa saja alasan mengapa kita harus belajar PHP? Ini dia alasan-alasannya.

baca juga : 10 pemrograman populer di dunia saat ini

Populer

PHP merupakan salah satu bahasa pemrograman paling populer, tak hanya di Indonesia namun juga di seluruh penjuru dunia. Sekitar 80% dari 10 juta situs top dunia menggunakan PHP. Menurut data yang dirilis oleh Tiobe, PHP selalu masuk ke dalam 10 bahasa pemrograman populer sejak tahun 2001, dan masih akan tetap seperti itu hingga bertahun-tahun mendatang.
PHP Selalu Masuk 10 Besar
PHP Selalu Masuk 10 Besar

Memiliki Komunitas yang Besar

Harus diakui bahwa PHP memiliki basis komunitas yang sangat besar. Salah satu yang terbesar di Indonesia. Lihat saja grup PHP Indonesia yang ada diFacebook. Saat ini ada lebih dari 100 ribu anggota yang bergabung di sana, jumlah yang jauh lebih besar dibanding grup pemrograman lain di Indonesia. Komunitas-komunitas PHP juga sering mengadakan event keren loh, contohnya adalah PHP Indonesia National Conference 2015 yang diadakan tahun lalu.
Komunitas PHP Indonesia rajin mengadakan event
Komunitas PHP Indonesia rajin mengadakan event
Dengan komunitas yang begitu besar, kita tak akan kesulitan untuk mendapatkan bantuan saat menemui kesulitan. Namun, gunakanlah bahasa yang baik saat akan bertanya. Baca artikel ini untuk tips-tips bertanya di forum.

Memiliki Sumber Belajar Berbahasa Indonesia yang Melimpah

Kendala bahasa masih menjadi masalah bagi sebagian orang. Sumber belajar bahasa pemrograman dalam Bahasa Indonesia masih minim, namun ada pengecualian untuk PHP. Karena kepopulerannya, sumber belajar berbahasa Indonesia melimpah ruah. Tidak lah sulit untuk mencari tutorial PHP berbahasa Indonesia baik yang berbentuk tutorial tertulis maupun video.
Jika pembaca mengunjungi toko buku yang menjual buku komputer, pasti akan ada buku yang membahas pemrograman PHP baik yang murni maupun framework (CodeIgniter, Laravel, CakePHP, dll).

Didesain Untuk Web

Saat pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf, PHP memang didesain untuk web. Aplikasi PHP yang dibuat pertama kali merupakan skrip untuk mengolah data formulir dari web. Jadi, jika pembaca memang ingin menggeluti bidang web development, PHP wajib untuk dipelajari.

Lapangan Pekerjaan yang Luas

Tengoklah lowongan kerja untuk web development diberbagai situs pencari pekerjaan. PHP merupakan bahasa pemrograman yang paling banyak dicari. Jadi, masih takut tak dapat pekerjaan dengan belajar PHP?
Selalu ada kursi yang tersedia untuk programmer PHP
Selalu ada kursi yang tersedia untuk programmer PHP

Mudah Untuk Dipelajari

Tidak seperti bahasa pemrograman seperti C/C++ maupun Java yang dapat membuat pusing kepala, PHP relatif lebih mudah untuk dipelajari. Banyak contoh programmer keren yang dapat menguasai PHP meskipun mereka tidak memiliki latar belakang ilmu komputer/informatika.
Belajar PHP paling asyik dengan ditemani secangkir kopi hangat
Belajar PHP paling asyik dengan ditemani secangkir kopi hangat
Selain itu, karena memiliki komunitas yang besar, kita punya banyak orang yang siap membantu apabila menemui kesulitan saat belajar. Materi yang sulit akan lebih mudah dipelajari apabila belajar bersama teman-teman bukan?

Hosting yang Murah Meriah

Tidak seperti bahasa pemrograman yang lain, aplikasi web yang dibuat menggunakan PHP tidak memerlukan server khusus agar dapat diakses oleh pengguna. Banyak perusahaan penyedia layanan hosting aplikasi web berbasis PHP dengan harga yang sangat murah.