WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label java. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label java. Tampilkan semua postingan



Konversi bilangan desimal ke biner sangat mudah dilakukan di Java, karena ada method atau fungsi yang sudah disediakan untuk melakukannya. Berikut ini tampilan program konversi yang saya buat dengan Java (Swing).
Terdapat dua tombol pada program tersebut. Tombol pertama berfungsi untuk menentukan tipe konversinya (Desi-ke-Bin atau Bin-ke-Desi). Kode yang dikerjakan di tombol tersebut adalah sebagai berikut.

private void btnTipeKonversiActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                               
       
        if(btnTipeKonversi.getText().equals("=>")){
            btnTipeKonversi.setText("<=");
        } else {
            btnTipeKonversi.setText("=>");
        }
       
        if(btnTipeKonversi.getText().equals("=>")){
            txtBiner.setEnabled(false);
            txtBiner.setText("");
            txtDesimal.setEnabled(true);
        } else {
            txtBiner.setEnabled(true);
            txtDesimal.setEnabled(false);
            txtDesimal.setText("");
        }
    }
Sedangkan tombol berikutnya berfungsi untuk mengkonversi bilangan yang diinputkan. Kodenya sebagai berikut.
private void btnKonversiActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                           
        try {   
           
            if(txtBiner.getText().isEmpty()){
                int desi = Integer.valueOf(txtDesimal.getText());
                // konversi ke biner
                String bin = Integer.toBinaryString(desi);
                txtBiner.setText(bin);
            } else {
                String biner = txtBiner.getText();
                // konversi ke desimal
                int des = Integer.parseInt(biner, 2);
                txtDesimal.setText(String.valueOf(des));
            }

           
        } catch (Exception e) {
            JOptionPane.showMessageDialog(null, "Input tidak valid: " + e.getMessage());
        } finally {
            txtBiner.setEnabled(true);
            txtDesimal.setEnabled(true);
        }

    }
Method atau fungsi yang melakukan konversi adalah Integer.toBinaryString() dan Integer.parseInt(). Fungsi Integer.toBinaryString() memiliki parameter dengan tipe integer. Sedangkan fungsi Integer.parseInt() memiliki parameter dengan tipe string dan integer untuk nilai basis bilangannya. Nilai 2 diberikan untuk menentukan bilangan berbasis 2.

Hasil uji coba:

Kode sumbernya tersedia di github: petanikode/desi2biner

sumber : petanikode.com

Siapa yang tidak kenal dengan program Hello World? Sebuah program yang paling sederhana di dunia. Fungsi utama dari program ini adalah menampilkan pesan 'hello world' ke layar. Hampir di setiap bahasa pemrograman menggunakan program Hello World untuk perkenalan pertama. Namun, tidak banyak yang tahu, kapan program ini pertama kali dibuat? Siapa yang membuatnya? dan Kenapa harus Hello World? Karena itu, mari kita bahas sejarah dan asal usul program Hello World.


Siapa yang Pertama Kali Membuat Program Hello World?

Brian Kernighan, orang yang pertamakali memperkenalkan program Hello World
Sumber Foto: Forbesindia.com

Orang yang pertama kali menulis program Hello World adalah Brian Kernighan. Ketika itu, beliau menulis dokumentasi untuk bahasa pemrograman BCPL (Basic Combined Programming Language) dan memberikan contoh program Hello World. Berikut ini cuplikan kode program Hello World pertama dalam bahasa pemrograman BCPL.
main( ) {
extrn a, b, c;
putchar(a); putchar(b); putchar(c); putchar(’!*n’);
}
a ’hell’;
b ’o, w’;
c ’orld’;
Program tersebut akan menghasilkan output hello, world.

Setelah bahasa pemrograman C dirilis, bahasa pemrograman BCPL selanjutnya dikenal dengan bahasa B. Kadang dibuat menjadi bahan lelucon dengan merubah kepanjangan BCPL menjadi "Before C Programming Language" (Bahasa Pemrograman Sebelum C).

Brian Kernighan juga menulis dokumentasi untuk bahasa pemrograman C dan diterbitkan dengan judul "Programming in C: A Tutorial". Dalam dokumentasi tersebut, beliau menuliskan contoh program Hello World Juga.
main() {
    printf("hello, world");
}

Kapan Program Hello World Pertama Kali Diperkenalkan?

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, program Hello World pertama kali diperkenalkan pada dokumentasi/tutorial bahasa pemrograman B. Dokumentasi tersebut terbit pada tahun 1972. Jadi, program Hello World pertama kali muncul di dunia pada tahun 1972.

Sumber infografis: blog.hackerrank.com

Kemudian, program tersebut digunakan kembali pada dokumentasi bahasa pemrograman C (Programming in C: A Tutorial). Dokumen tersebut terbit pada tahun 1974. Satu tahun kemudian (1975), buku karangan Brian Kernighan bersama Dennis Ritchie yang berjudul "The C Programming Language" diterbitkan. Dalam buku tersebut juga menggunakan contoh Hello World.
#include <stdio.h>
main()
{
    printf("hello, world\n");
}

Kenapa Harus Hello World?

Brian Kernighan sebenarnya tidak ingat betul, mengapa beliau menggunakan kata Hello World. Namun, berdasarkan wawancara Forbes India, beliau hanya menyampaikan:
Memory is dim now. What I do remember is that I had seen a cartoon that showed an egg and a chick and the chick was saying, “Hello, world”
Ingatan saya sangat suram sekarang. Apa yang saya ingat adalah sebuah kartun yang menampilkan seekor telur dan anak ayam. Anak ayam itu mengatakan "Hello world"

Itulah sejarah dan asal usul program Hello World. Entah bagaimana program ini bisa begitu populer sampai saat ini. Bagaimana pendapat teman-teman?
sumber : petanikode.com
Hai Coders Bahasa pemrograman Java merupakan salah satu bahasa pemrograman papan atas karena sangat menjanjikan, apalagi semenjak Android semakin berkembang, kepopulerannya semakin menjadi-jadi.
Pengambangan aplikasi Android yang menggunakan bahasa pemrograman Java membuat semua orang yang tidak ingin ketinggalan dan ingin mengikuti perkembangan dunia teknologi seolah harus terjun untuk menguasai Java.
Pemrograman Java (Image: appcookiedev.com)
Namun belajar pemrograman Java itu tidak mudah, bahkan dianggap sebaga bahasa yang sulit. Untuk Anda yang ingin mempelajari Java, ada berbagai cara yang bisa Anda tempuh untuk membuat Anda semakin dekat dengan Java dan bahkan menguasainya.
1. Belajar Java melalui buku
Cara yang disukai oleh seseorang dalam belajar itu beragam, ada yang suka melihat langsung secara visual, ada yang senang dengan membaca teks di buku.
Apabila Anda termasuk orang yang suka belajar dengan cara membaca, maka cara tersebut juga bisa Anda manfaatkan untuk menguasai Java.
Anda bisa membeli buku-buku tentang Java di toko-toko buku sekitar, membeli buku online juga sekarang sering kali dilakukan programmer karena mereka bisa membaca buku-buku yang dibuat oleh pakar-pakar dari negeri tempat bahasa tersebut diciptakan.
Selain itu terdapat juga ebook-ebook gratis yang bisa Anda download dan baca. Website-website penyedia tutorial Java juga sangat banyak di Internet saat ini. Maklum, Java kan termasuk bahasa pemrograman populer.
2. Belajar Java dengan Video
Selain dengan membaca buku, cara lain yang cukup efektif untuk belajar bahasa pemrograman adalah dengan menggunakan video tutorial.
Sebagian orang beranggapan bahwa belajar dengan buku itu cukup sulit karena terkadang kita bisa salah memahami maksud dari buku tersebut, sedangkan dengan melihat video mereka merasa lebih mengerti karena bisa langsung mengetahui langkah-langkahnya tanpa perlu menerka-nerka karena mereka langsung melihat langkah dan hasilnya.
Terdapat banyak sekali tempat untuk mempelajari Java melalui video, ada yang menyediakan tutorial berbayar dan tutorial gratisan. Anda tinggal pilih yang sesuai dengan Anda. Yang berbayar terkadang memang menyajikan sesuatu yang lebih baik.
3. Belajar Java dengan cara kursus
Jika ada kemauan pasti ada saja jalannya, jika memang sudah bertekat untuk menguasai sesuatu pasti berbagai jalan tersebut akan dilakui. Bahkan dengan meluangkan waktu dan uang untuk kursus bahasa pemrograman Java.
Belajar dengan kursus memang disenangi oleh sebagian orang, karena langsung dipandu oleh seorang tutor. Ketika mendapati kesulitan bisa langsung bertanya dan mendapatkan solusi. Berbeda dengan belajar sendiri secara otodidak, dimana ketika menemui masalah dan tidak mendapatkan solusi terkadang bisa membuat patah hati dan tidak ingin belajar lagi.
Untuk kursus ini dibagi menjadi kursus online dan offline. Dimana kursus online bisa dilakukan di dunia maya dengan mendaftarkan diri di sebuah website penyedia kursus seperti udemy.com misalnya. Kursus online keuntungannya bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, yang penting ada koneksi internet yang memadai.
Sedangkan kursus offline bisa kamu dapatkan di sebuah lembaga kursus dengan mendaftarkan diri dan datang ketempat kursus tersebut secara rutin.
4. Bergabung dengan komunitas Java
Ada orang-orang yang meresa tidak semangat dan malas ketika belajar sendirian, namun mereka juga tidak mau mengeluarkan uang untuk membayar kursus di lembaga tertentu. Nah kalau sudah seperti itu maka yang paling cocok adalah dengan bergabung dengan komunitas.
Ngoding (Foto: telegraph.co.uk)
Banyak sekali komunitas Java baik di dunia maya ataupun di dunia nyata. Anda bisa mencari informasi tersebut di internet.
Belajar dengan komunitas memang sangat asik, dan sudah terbukti banyak orang suksus dengan belajar dari komunitas. Bahkan hampir sebagian besar teknologi / bahasa pemrograman diciptakan dan dibesarkan oleh komunitas. Misalnya saja Linux, PHP, Java dan lainnya.
5. Belajar Java secara otodidak
Salah satu cara yang paling efektif untuk belajar bahasa pemrograman adalah dengan mengetik sendiri kode tersebut. Tanpa mengetik dijamin tidak akan bisa sukses menguasainya.




Ilustrasi developer (Image: mad.tv)
Nah untuk itu biasanya butuh waktu sendiri untuk bisa berkonsentrasi. Makanya tak jarang programmer sering menyendiri dan dianggap kurang bersosialisasi.
Selain itu, Anda bisa belajar dengan menyelesaikan tantangan-tantangan karena dengan begitu akan memacu semangat. Salah satu website yang bisa Anda gunakan untuk belajar bahasa pemrograman Java adalah programmingbydoing.com.

source : jurnalweb
pemrograman online
Bagi pembaca yang ingin belajar mengenai pemrograman baik itu untuk aplikasi mobileweb, dan desktop. Mungkin ada baiknya mencoba situs-situs di internet yang menyediakan tutorial pemrograman secara gratis. Di situs ini, pembaca dapat belajar pemrograman secara bertahap, interaktif, dan tentunya dengan waktu yang bisa disesuaikan.
Untuk itu, saya akan menyajikan beberapa situs internet untuk belajar pemrograman secara gratis dengan informasi sebagai berikut.

codecademy

Codecademy

Ini merupakan salah satu situs menarik untuk belajar pemrograman secara online. Dalam situs Codecademy pembaca dapat belajar dengan menu latihan yang ada atau memberikan pelajaran kepada yang sedang belajar.
Menariknya untuk belajar pemrograman di situs ini, pembaca akan disajikan kotak yang berisikan petunjuk untuk kode, kotak untuk memasukkan kode, dan kotak yang berisikan hasil dari kode yang pembaca masukkan. Apabila kode yang telah dimasukkan benar, maka pembaca dapat langsung menyimpan, dan mengajukan programnnya kepada pihak Codecademy.
Dengan hal ini akan sangat memudahkan pembaca untuk mempelajari struktur pemrograman baik ketika benar, maupun terdapat kesalahan. Selain itu, ketika pembaca selesai dengan menu latihan maka situs akan memberikan penghargaan berupa badge, dan mengetahui seberapa jauh persentase dalam menuju tahap akhir latihan.
Bahasa yang didukung oleh situs ini terdir dari Ruby, Python, PHP, HTML, HTML5, CSS, JavaScript,dan JQuery. Selain itu, tampilan antarmuka dari situs ini mengusung Flat UI sehingga walaupun sederhana namun enak dilihat.
Bagi pembaca yang ingin mulai belajar pemrograman dapat langsung mengunjungi situs resmi Codecademy.

Code School

Dalam situs ini, pembaca akan disajikan tutorial, contoh kode, latihan, dan penghargaan menarik mengenai bahasa pemrograman. Bisa dibilang situs ini bersifat interaktif dalam melakukan pengajarannya hampir sama seperti Codecademy.
Ketika pembaca melakukan latihan terhadap bahasa pemrograman yang dipilih, maka situs ini akan menyajikan penjelasan inti, kotak untuk memasukkan kode, dan kotak dari hasil kode yang telah berjalan.
Menariknya, tampilan dari menu latihan pada situs ini ditambahkan dengan unsur game yang akan bergerak hingga menyelesaikan misi ketika pembaca berhasil menyelesaikan setiap tantangan pembuatan program dengan benar.
Setiap pembaca berhasil yang menyelesaikan menu latihan akan mendapatkan nilai seperti layaknya di sekolah. Situs ini mendukung bahasa pemrograman yang terdiri dari Ruby, JavaScript, HTML, CSS, dan Objective C.
Bagi pembaca yang ingin mulai belajar pemrograman dapat langsung mengunjungi situs resmi Code School.

codeschool


learn

Learn

Situs ini terbilang seperti memiliki cabang, karena ketika pembaca mengakses salah satu menu bahasa pemrograman akan dihadapkan pada domain situs yang diawali dengan kata learn, namun belakangnya ditambahkan kata untuk bahasa pemrograman yang dipilih.
Situs ini terbilang interaktif dalam membantu penggunanya untuk mempelajari struktur pemrograman dari setiap bahasa karena pada bagian bawah situs Learn ini akan disajikan kotak yang digunakan untuk memasukkan kode untuk latihan, dan kotak hasil kode yang telah dijalankan.

W3Schools

Situs W3Schools ini merupakan tempat yang baik untuk belajar pemrograman web. Dukungan dari situs ini cukup lengkap mulai dari tutorial untuk setiap langkah pemrograman, contoh-contoh kode yang dapat langsung ditampilkan secara interaktif, pembaca dapat mencoba sendiri melakukan pemrograman yang akan ditampilkan secara interaktif, dan forum tanya jawab untuk kode pemrograman yang tidak dimengerti.
Bahasa web yang didukung oleh W3Schools ini terdiri dari PHP, HTML, HTML5, CSS, JavaScript, SQL, JQuery, XML, ASP, ASP.Net, ADO, AJAX, hingga dukungan terhadap Flash. Namun bagi pembaca yang ingin mencoba versi bukunya pun dapat membeli di Amazon.
Bagi pembaca yang ingin mulai belajar pemrograman webdapat langsung mengunjungi situs resmi W3Schools.

w3schools


learnstreet

LearnStreet

Situs ini menyediakan tutorial, menu latihan, dan proyek untuk belajar pemrograman dari JavaScript, Ruby, dan Python. Untuk metode latihannya, situs ini hampir sama dengan Codecademy dan Code School dimana penggunanya akan disajikan penjelasan inti, glosarium, video tutorial, kotak memasukkan kode, dan kotak hasil kode yang berjalan.
Menariknya di situs ini terdapat proyek-proyek aplikasi yang dapat diujikan oleh situs ini kepada penggunanya agar dapat memahami struktur program dari proyek tersebut. Selain itu, pada LearnStreet ini pembaca bisa menjadi guru untuk memberikan tutorialnya.
Bagi pembaca yang ingin belajar pemrograman dapat langsung mengunjungi situs resmi LearnStreet.

Ini merupakan beberapa situs untuk belajar pemrograman secara online yang disajikan secara interaktif. Jika menurut pembaca ada situs yang bagus untuk belajar pemrograman maka dapat memberikan informasinya di kolom komentar.
[sumber gambar shutterstock]
Pemrograman Android

Artikel ini sekilas membahas tentang keinginan untuk menjadi seorang pengembang aplikasi Pemrograman Android, khususnya bagi seorang pemula. Maksudnya apa saja yang perlu kita kuasai dan pahami agar bisa membuat aplikasi Android. Kenapa harus Android, kenapa harus belajar Android? Pertanyaan tersebut setidak nya bisa saya jawab, Android yang populer sekarang, cuma itu saja jawaban nya. Pengalaman Pribadi, dulunya saya tidak mengerti tentang pembuatan aplikasi Android, sedikit ada ilmu di perangkat Mobile yaitu J2ME. Namun, atas dasar ketertarikan akhirnya belajar secara Otodidak, guru dan Dosen nya cuma Mbah Google, walaupun sampai tahap sekarang tidak terlalu pintar pintar juga, hanya baru sedikit paham. Yang paling berkesan dalam belajar Android pertama, butuh 1 minggu duduk di warung kopi hanya untuk memulai proses Instalasi aplikasi nya. Atas dasar hal tersebut, sekilas akan kita bahas apa saja Syarat awal supaya kita bisa menjadi seorang pengembang aplikasi mobile khususnya Android platform.

Pengertian Pemrograman Android

Pemrograman Android adalah pemrograman berbasis Java untuk membuat aplikasi pada device smartphone, tablet maupun device lainnya yang menggunakan sistem operasi berbasis Android. Untuk pemahaman nya, Android itu sistem operasi sama seperti Windows, Linux untuk PC.
Pemrograman Android adalah salah satu materi yang di cari saat ini oleh para pengembang aplikasi mobile. Banyak berbagai macam blog yang mengajarkan tutorial pemrograman android. Buku android pun banyak sekali yang terjual laris di beli oleh para calon programer.

Syarat Belajar Android

Terlebih dahulu kita bahas dulu syarat awal untuk belajar android, dalam hal penguasan bahasa pemrograman.

Belajar Bahasa Pemrograman Java

Java adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk development android apps secara native. Java adalah bahasa yang standar untuk pembuatan aplikasi Android. Jika anda tidak pernah belajar java, namun tiba tiba coding java di android, anda akan mengalami kesulitan. Konsep seperti Class, Package, access modifier(public/prifat) dan konsep lain harus anda pelajari dulu. Satu hal lagi, Java juga menganut konsep Pemrograman Berorientasi Object (OOP). Ada terkadang seseorang dalam belajar Android, langsung saja download source code istilahnya Copy Paste dan programnnya jalan, namun anda akan kesulitan ketika membuat program android dari awal dan akan sulit memahaminya struktur coding nya.
Namun, jika anda kurang menguasai bahasa Java, bisa juga menggunakan bahasa pemrograman lain misal Html5, Javascript dan apps dicompile menggunakan javascript library semacam phonegap.

Belajar Bahasa XML

Xml adalah bahasa markup yang banyak dipakai untuk berbagai keperluan. XML dipakai di Webservice, Konfigurasi, Layout dan berbagai keperluan lain di dunia programming. XML sebenarnya tidak susah untuk dipelajari. Yang perlu anda pahami hanya aturan aturan dasarnya saja dan bagaimana cara menulis XML dan cara membacanya. XML di android untuk desain tampilan sebuah aplikasi.

Tools Pengembangan Aplikasi Android

Berikut tools yang digunakan untuk pembuatan aplikasi Android.

IDE Eclipse

Eclipse adalah IDE yang dipakai untuk pemrograman android. Khususnya bagi pemula saya sarankan belajar dulu pake IDE Eclipse agar tidak mengalami kesulitan. Ada terkadang kebanyakan programer java datang dari NetBeans yang terkadang ketika beralih ke Android langsung pakai IDE Netbeans. Pengalaman saya pribadi, awal belajar saya pakai Eclipse. Eclipse tidak terlalu susah, anda cukup memfamiliarkan interface dan layoutnya saja.

IDE Android Studio

Melihat perkembangan saat ini, Android Studio saat ini sudah menjadi official IDE untuk Android Development, artinya di web resmi Android Developer dikatakan kedepan nya direkomendasikan harus menggunakan IDE Android Studio. silahkan baca di : cek, kemudian library yang dikembangkan oleh developer diluar sana sekarang sudah banyak yang menggunakan gradle, jadi kalo mau make librarynya tinggal tambahkan url gradlenya, jarang yang menyediakan .jar atau project library, kalaupun ada project library secara default tidak akan bisa langsung digunakan di eclipse, karena perbedaan structure.
Namun Bagi anda pemula, jangan langsung pakai Android Studio, kemungkinan akan susah dalam pemahaman nya. apalagi dengan Spesifikasi Komputer yang minimun sekali,, bakalan hilang kesabaran.

Pahami arsitektur android (design pattern, komponen)

Kenali apa itu android, website resminya memiliki informasi yang sangat berlimpah, mulai dari materi training, sampai materi untuk design apps android. Kita harus mengerti untuk membuat apps android itu ada aturannya misal design, apps terdiri dari apa saja komponennya, bentuk buttonnya seperti apa, kemudian kapan menggunakan tab layout kapan menggunakan navigation drawer. Untuk best practices android development bisa dibaca disini.

Baca tutorial,ikut course, ikut group android programming

membaca tutorial, misal salah satu web yang mengupas android di AndroidHive, selain ituVogellajuga memiliki banyak tutorial yang enak buat dibaca. Untuk course saya menyarankan ikut yang dari google link, course ini sangat bagus sekali, dengan penjelasan lengkap dan materi yang saya rasa dari level entry sampai level medium hard.
Selanjutnya gabung ke milis/groups/community, baik secara online maupun luring, google plus community adalah salah satu tempat bisa di kunjungi untuk update informasi terbaru mengenai android development, selain itu kaskus juga bisa (dikaskus lebih sering jawab pertanyaan daripada dapat informasi baru), lalu subreddit androiddev, dan GoogleGroup id-android

Follow orang2 yang famous di android development

Sering stalking akun2 famous dibidang android development, lebih aktif di google plus, Berikut beberapa listnya :
  1. Taylor Ling : ini kokoh2 GoogleDeveloperExpert bagian UX untuk kawasan Asian Tenggara, Banyak pembahasan mengenai design apps.
  2. Android Developers : akun resminya android developer di google plus, perihal informasi paling update mengenai perkembangan android.
  3. Nick Butcher : Nick pudge Butcher ini salah satu developer nya google
  4. Jake Wharton : bapak actionbar, pengembang library.

Kesimpulan Syarat Belajar dan Menjadi Android Developer

  1. Bahasa Yang perlu dipelajari yaitu Java untuk pengembangan aplikasi Native
  2. Untuk pengembangan aplikasi Hybrid, pahami HTML5, Java Script dan CSS
  3. Jangan sering belajar pemula dengan model Copy Paste, hal ini akan merepotkan nantinya ketika ingin pemahaman lebih lanjut, setidaknya mulai dulu dari menampilkan Hello World
  4. Gunakan IDE Eclipse jika mau belajar pemula jangan langsung menggunakan Android Studio
  5. Sering gabung di Grup, forum atau para Developer untuk banyak bertanya.

Jika masih silahkan bertanya di kolom komentar :)

Saat membuat program seringkali kita harus melakukan pemeriksaan apakah suatu String merupakan bilangan atau bukan. Contohnya apabila program kita menerima masukan umur kita harus memastikan bahwa nilai yang dimasukkan merupakan bilangan bukan karakter-karakter lain. Permasalahan ini dapat dipecahkan dengan membuat fungsi pemeriksa. Membuat fungsi pemeriksa bilangan bulat bukanlah tugas yang sulit, namun apabila bilangan yang perlu diperiksa ternyata lebih kompleks (misalnya meliputi bilangan oktal, hexadesimal, tanda positif - negatif, format bilangan Long, dll.) tentu membuat fungsi pemeriksa yang komprehensif akan menghabiskan waktu kita.
Pembaca tentu sering mendengar istilah don't reinvent the wheel. Apabila ada orang lain yang telah memecahkan permasalahan yang sama dengan yang ingin kita selesaikan, maka akan lebih baik jika kita menggunakan implementasi yang telah ada. Apalagi jika implementasi tersebut telah teruji. Oleh karena itu, daripada harus membuat ulang fungsi pemeriksa bilangan untuk permasalahan di atas, kita dapat menggunakan method isNumeric atau isNumber yang tersedia dari pustaka Apache Commons Lang API.
import org.apache.commons.lang3.StringUtils;
import org.apache.commons.lang3.math.NumberUtils;
public class NumericNumber {
public static void main(String[] args) {
System.out.println("isNumeric:");
System.out.println(
"StringUtils.isNumeric(null) = " + StringUtils.isNumeric(null) + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"\") = " + StringUtils.isNumeric("") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\" \") = " + StringUtils.isNumeric(" ") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"123\") = " + StringUtils.isNumeric("123") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"ab2c\") = " + StringUtils.isNumeric("ab2c") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"-123\") = " + StringUtils.isNumeric("-123") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"+123\") = " + StringUtils.isNumeric("+123") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"12 3\") = " + StringUtils.isNumeric("12 3") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"12-3\") = " + StringUtils.isNumeric("12-3") + "\n" +
"StringUtils.isNumeric(\"12.3\") = " + StringUtils.isNumeric("12.3") + "\n"
);
System.out.println("isNumber:");
System.out.println(
"NumberUtils.isNumber(null) = " + NumberUtils.isNumber(null) + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"\") = " + NumberUtils.isNumber("") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\" \") = " + NumberUtils.isNumber(" ") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"123\") = " + NumberUtils.isNumber("123") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"ab2c\") = " + NumberUtils.isNumber("ab2c") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"-123\") = " + NumberUtils.isNumber("-123") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"+123\") = " + NumberUtils.isNumber("+123") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"12 3\") = " + NumberUtils.isNumber("12 3") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"12-3\") = " + NumberUtils.isNumber("12-3") + "\n" +
"NumberUtils.isNumber(\"12.3\") = " + NumberUtils.isNumber("12.3") + "\n"
);
}
}
Program di atas akan memberikan keluaran seperti yang terlihat di bawah ini:
        
isNumeric:
StringUtils.isNumeric(null) = false
StringUtils.isNumeric("") = false
StringUtils.isNumeric(" ") = false
StringUtils.isNumeric("123") = true
StringUtils.isNumeric("ab2c") = false
StringUtils.isNumeric("-123") = false
StringUtils.isNumeric("+123") = false
StringUtils.isNumeric("12 3") = false
StringUtils.isNumeric("12-3") = false
StringUtils.isNumeric("12.3") = false
isNumber:
NumberUtils.isNumber(null) = false
NumberUtils.isNumber("") = false
NumberUtils.isNumber(" ") = false
NumberUtils.isNumber("123") = true
NumberUtils.isNumber("ab2c") = false
NumberUtils.isNumber("-123") = true
NumberUtils.isNumber("+123") = false
NumberUtils.isNumber("12 3") = false
NumberUtils.isNumber("12-3") = false
NumberUtils.isNumber("12.3") = true
Dari keluaran di atas kita dapat melihat bahwa method isNumeric dan isNumber dapat menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi. Perbedaan antara keduanya adalah isNumeric hanya memeriksa apakah String yang diberikan berisi bilangan cacah tanpa mendukung tanda positif atau negatif, koma, serta karakter yang menunjukkan tipe data Long, Double, float, dll. sedangkan isNumber mendukung berbagai macam tanda bilangan tersebut.